Menu Tab

KOMPAS.com - Edukasi

Tampilkan postingan dengan label PRADO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRADO. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2009

Tugas 3 (Kelompok)

Buatlah paper tentang pembuatan database dan tabel dengan menggunakan phpMyAdmin dengan menggunakan SQL dan desain adapun struktur tabelnya adalah sebagai berikut:

Tugas di kumpulkan dalam format sebagai berikut:

  1. Diketik dalam format Microsoft Word atau dalam bentuk PDF.
  2. Ukuran font sebesar 12 dan paragraph sebesar 1.5
  3. Dituliskan nama-nama kelompok yang tercantum pada halaman berikut http://gurusmkbima.blogspot.com/2009/02/daftar-kelompok-kelas-xi-2009.html
  4. Pengiriman via e-mail ke gurusmkbima@yahoo.co.id paling lambat kahir bulan april 2009.
  5. Subject e-mail di tulis dengan format Tugas 3-K-(Nomer kelompok).

Mengingat nilai waktu UTS kurang bagus maka harap mengerjakan Tugas 1-3 untuk menambah nilai.

Kuis-1

Kuis dikumpulkan ke Bu-Novi/TU terakhir pada tanggal 25 April 2009. Adapun kuisnya adalah sebagai berikut:

1. Sebutkan SQL Statement yang termasuk DDL & DML?

2. Sebutkan dan jelaskan parameter pada koneksi database mysql?

3. Apakah perbedaan pengunaan database bertip MyISAM dan InnoDB?

4. Sebutkan sistem enksripsi data pada mysql yang dapat digunakan dalam mengamankan data field tabel kita.

5. Buatkan query untuk pada data berikut ini:

  a. tampilkan nama_role dan return_url pada tabel yang ada pada modul 9.

  b. tampilkan password_login dalam bentuk tidak terenkripsi.

Selasa, 10 Maret 2009

Struktur Kontrol

Pernyataan (statement) ataupun instruksi dalam setiap program seringkali tidak hanya dilaksanakan seklai jalan saja, akan tetapi pada bagian tertentu perlu ada pengulangan, atau pada suatu kondisi tertentu harus mengambil suatu keputusan dengan pilihan yang tepat dan bahkan tidak mungkin terdapat beberapa alternative yang muncul. Oleh karena itu dalam sebuah alur program memerlukan alur struktur yang jelas, yang disebut sebagai struktur kontrol (Control Structure).


Ada beberapa struktur kontrol yang dapat digunakan dalam sebuah alur program antara lain adalah:



  1. Percabangan (branching).


  2. Sering kali disebut dengan dengan decision making, memungkinkan program untuk memeriksa isi suatu variabel atau hasil dari suatu ekspresi perhitungan dan mengambil keputusan/tindakan yang sesuai.

  3. Perulangan (looping).


  4. Proses yang melakukan perulangan hingga kondisi terpenuhi untuk menghentikan proses dari perulangan.

  5. Perpindahan (jumping).


  6. Proses menghentikan/memindahkan proses ke alur berikutnya dalam sebuah proses looping.


    Setelah kita mengetahui tetang struktur kontrol sekarang kita membahas tipe yang ada pada struktur kontrol yaitu:




Percabangan (branching)



  • if … else …


  • berikut adalah alir diagram dari if – else





    penulisannya adalah sebagai berikut:


    if(kondisi){


    statement true


    } else {


    statement false


    }

  • if … elseif … else …


  • berikut adalah alir diagram dari if-elseif-else





    penulisannya adalah sebagai berikut:


    if(kondisi){


    statement1


    }elseif(kondisi){


    statement2


    }else{


    Statement3


    }



  • switch … case …


  • berikut adalah alur dari diagram switch, kalau dalam VB dikenal dengan nama SELECT … CASE …





    penulisannya adalah sebagai berikut:


    switch(kondisi){



    case nilai_kondisi:




    statement;


    break;






    default:




    statement;


    break;




    }






Perulangan (looping)



  • Struktur perulangan For


  • Penggunaan for (statement for) sering disebut dengan determinate loop, yang dimana looping yang jumlah pengulangannya (iterasi) telah ditentukan di awal looping.


    Penulisannya adalah sebagai berikut:


    for(nilai_awal; batas_akhir_perulangan; penambahan/pengurangan variabel){


    statement;


    }


    Contoh:


    <?php


    for($i=0; $i <= 10; $i++){


    echo($i);


    }


    ?>


    Melakukan perulangan dimulai dari 0 sampai 10 dengan hasil mencetak angka 0-10.

  • Struktur perulangan While


  • Dengan dengan nama indeterminate loop, yang dimana jumlah loopingya tidak ditentukan pada awal looping.


    Penulisannya adalah sebagai berikut:


    while(kondisi){


    Statement;


    }


    Contoh:


    <?php


    $b = 10;


    while($b>0){


    $b--;


    }


    ?>


    Melakukan perulangan dengan cara menghitung mundur dari angka 10-1.

  • Struktur perulangan do-while


  • Sama dengan while hanya bedanya adalah perintah dalam statement dikerjakan terlebih dahulu baru mengerjakan perintah perulangannya.


    Penulisannya adalah sebagai berikut:


    do{


    Statement;


    }while(kondisi)


    Contoh:


    <?php


    $a=10;


    do{




    $a--;


    }while($a > 0)


    ?>



    Hasilnya sama dengan while hanya proses increment dijalankan terlebih dahulu.






Perpindahan (jumping)



  • Break


  • Digunakan untuk menghentikan suatu proses perulanggan.


    Contoh:


    <?php


    for($i=0; $i<10; $i++){



    if($i == 3) break;




    }


    ?>


    Akan melakukan perulangan dari 0-9 namun didalam perulangan tersebut pada kondisi statement “if” terdapat nilai jika sama dengan 3 maka proses perulangan akan dihentikan. Sehinga hasilnya adalah 0-3.

  • Continue


  • Perintah ini digunakan untuk melakukan perulangan dari awal proses.


    Contoh:


    <?php


    $a = 0;


    $b = 0;


    while(1){



    $a++;


    if($a < 6) continue;


    $b++;


    break;



    }


    ?>


    Nilai $a akan melakukan increment penambahan sampai $a kurang dari 6 maka akan dilanjutkan lagi dimana pada saat $a lebih dari 6 maka nilai $b akan bertambah, dan perulangan akan berhenti.

Sistem Operator

Sistem Operator



Operator adalah suatu symbol yang digunakan untuk memanipulasi nilai suatu variabel yang nilainya dimodifikasi oleh operator disebut sebagai operand. Operator diklasifikasikan menjadi:





  1. Operator Assignment




  2. Digunakan untuk memberi/mengisi nilai ke dalam variabel tertentu.



  3. Operator Arithmetic




  4. Digunakan untuk melakukan perhitungan matematika.



  5. Operator Comparison




  6. Digunakan untuk membandingkan  dua buah nilai, operator comparison ini dikenal sebagai operator relational. Hasil perbandingan dari penggunaan operator ini dinyatakan dalam nilai Boolean yaitu TRUE berarti benar dan FALSE berarti salah.



  7. Operator Logical


  8. Digunakan untuk membandingkan dua nilai variabel yang bertipe boolean. Operator logical membandingkan operand-operand dan memberi hasil berupa nilai logika TRUE (benar) atau FALSE (salah).





Berikut ini adalah contoh-contoh dari setiap operator sebagai berikut:





  1. Operator Assigment




    1. +=




    2. Menambahkan nilai pada variabel.


      Contoh:


      $a += 3; sama dengan $a = $a + 3;


    3. -=




    4. Mengurangi nilai pada variabel.


      Contoh:


      $a -= 3; sama dengan $a = $a – 3;


    5. *=




    6. Mengalikan variabel dengan bilangan tertentu.


      Contoh:


      $a *= 3; sama dengan $a = $a * 3;


    7. /=




    8. Membagi variabel dengan bilangan tertentu.


      Contoh:


      $a /= 3; sama dengan $a = $a / 3;


    9. %=




    10. Mencari sisa hasil bagi variabel dengan bilangan tertentu.


      Contoh:


      $a %= 3; sama dengan $a = $a % 3;



    11. &=




    12. Melakukan operasi logical AND pada variabel


      Contoh:


      $a &= TRUE; sama dengan $a = $a & TRUE;


    13. |=




    14. Melakukan operasi logical OR pada variabel


      Contoh:


      $a |= TRUE; sama dengan $a = $a | TRUE;


    15. ^=




    16. Melakukan operasi bitwise XOR pada variabel


      Contoh:


      $a ^= 3; sama dengan $a = $a ^ 3;


    17. .=




    18. Menambhakan String pada variabel


      Contoh:


      $a .= “aku”; sama dengan $a = $a . “aku”;


    19. ++




    20. Menambahkan nilai satu pada variabel


      Contoh:


      $a++; sama dengan $a = $a + 1;


    21. –-




    22. Mengurangi nilai satu pada variabel


      Contoh:


      $a--; sama dengan $a = $a – 1;




  2. Operator Arithmetic




    1. + (penjumlahan).


    2. - (pengurangan).


    3. * (perkalian).


    4. / (pembagian).


    5. % (nilai sisa pembagian).




  3. Operator Comparison




    1. == (sama dengan).




    2. Memeriksa apakah operand kanan bernilai sama dengan operand kiri.


      Contoh:


      $a == $b;


      Jika nilai $a sama dengan $b maka menghasilkan nilai TRUE.



    3. > (lebih besar).




    4. Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih besar dari pada operand kanan.


      Contoh:


      $a > $b;


      Jika nilai $a lebih besar dari nilai $b maka menghasilkan nilai TRUE.



    5. < (lebih kecil).


    6. Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih kecil dari pada operand kanan.


      Contoh:


      $a < $b;


      Jika nilai $a lebih kecil dari nilai $b maka menghasilkan nilai TRUE.


    7. >= (lebih besar atau sama dengan).




    8. Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih besar atau sama dengan operand kanan.


      Contoh:


      $a >= $b;


      Jika nilai $a lebih besar dari atau sama dengan nilai $b menghasilkan nilai TRUE.



    9. <=(lebih kecil atau sama dengan).


    10. Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih kecil atau sama dengan operand kanan.


      Contoh:


      $a =< $b;


      Jika nilai $a lebih kecil dari atau sama dengan nilai $b menghasilkan nilai TRUE.


    11. != (tidak sama).




    12. Memeriksa apakah operand kiri tidak bernilai sama dengan operand kanan.


      Contoh:


      $a != $b;


      Jika nilai $a tidak sama nilai $b menghasilkan nilai TRUE.





  4. Operator Logical




    1. && (And).




    2. Contoh:


      $a && $b;



    3. || (Or)


    4. Contoh:


      $a || $b;


    5. Xor


    6. Contoh:


      $a xor $b;


    7. ! (Not)




    8. !$a;










Berikut ini adalah tabel logika dapat dilihat hasilnya sebagai berikut:























































































































































































































Nilai 1

Operator

Nama

Nilai 2

Hasil

TRUE

&&

AND

TRUE

TRUE

TRUE

&&

AND

FALSE

FALSE

FALSE

&&

AND

TRUE

FALSE

FALSE

&&

AND

FALSE

FALSE

TRUE

||

OR

TRUE

TRUE

TRUE

||

OR

FALSE

TRUE

FALSE

||

OR

TRUE

TRUE

FALSE

||

OR

FALSE

FALSE

TRUE

XOR

Exclusive OR

TRUE

FALSE

TRUE

XOR

Exclusive OR

FALSE

TRUE

FALSE

XOR

Exclusive OR

TRUE

TRUE

FALSE

XOR

Exclusive OR

FALSE

FALSE

!

!

NOT

TRUE

FALSE

!

!

NOT

FALSE

TRUE



Setelah mempelajari tentang sistem operator sekarang kita akan belajar tentang penggunaan event-handler (sistem kendali) dalam penggunaan PRADO. Di dalam VB (Visual Basic) kita mengenal adanya event untuk setiap control yang ada seperti command (button), form (layout), dan lain sebagainya, karena konsep PRADO mengadopsi dari ASP.NET maka tidak lah terlalu sulit untuk menggunakan sistem kendali. Perhatikan tampilan web pada gambar 4.1 dimana kita akan belajar dengan PRADO membuat aplikasi penggunaan operator serta bagaimana cara menggunakan action pada tombol pada PRADO.



gb



Gambar 4.1  Tampilan program Operator



Untuk listing kode secara lengkap dapat di download pada URL yang telah disediakan oleh penulis. Di sini perlu diperhatikan adalah file “Index.php” dimana penamaan class harus sesuai dengan nama file dan nama file “.php” juga harus sama dengan nama file “.page”, perlu diperhatikan bahwa file “.page” kalau dalam VB berfungsi sebagai Form atau layout sedangkan untuk file “.php” merupakan kelas yang berfungsi untuk menghandle event pada Form. Perhatikan potongan kode listing program berikut:





















































1

<table width="75%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">

2

<thead>


<tr>


<th>Nilai 1</th>


<th>Operator</th>


<th>Nilai 2</th>


</tr>


</thead>


<tbody>

3

  <tr>


<td align="center"><com:TTextBox ID="txtNilai1" /></td>


<td align="center">


<com:TDropDownList ID="ddlOper" SelectedIndex="0">


<com:TListItem Value="0" Text="+=" />


<com:TListItem Value="1" Text="-=" />


</com:TDropDownList>    </td>


<td align="center"><com:TTextBox ID="txtNilai2" /></td>


</tr>

4

  <tr>


<td colspan="3" align="center">      


<com:TButton ID="btnHitung" Text="Proses" OnClick="btnHitung_OnClick" />


</td>


</tr>

5

  <tr>


<td align="right">Hasilnya :&nbsp;</td>


<td colspan="2"><com:TLabel ID="lblHasil" /></td>


</tr>

6

</tbody>


</table>



Perlu diperhatikan untuk kode line ke-4 terdapat event “OnClick” yang akan memangil function “btnHitung_OnClick” untuk melakukan proses. Untuk penulisan function tersebut kita tuliskan pada file “Index.php” seperti pada listing berikut:




class Index extends TPage {  


public function btnHitung_OnClick($sender, $param){


$data1 = $this->txtNilai1->Text;


$data2 = $this->txtNilai2->Text;


$operand = $this->ddlOper->SelectedValue;


$hasil;          


switch($operand){


case 0:


$data1 += $data2;                  


break;


case 1:


$data1 -= $data2;


break;


}


$hasil = $data1; 


$this->lblHasil->Text = $hasil;


}


}




Dimana untuk setiap penggunaan function ada variabel yang harus dimasukkan kita menggunakan nama “$sender” dan “$param” serta perlu diperhatikan bahwa untuk class Index merupakan turunan dari kelas TPage yang dimana nama file dan class harus sama dengan nama file pada UI yaitu “Index.page”. Seperti dalam VB kita menggunakan perintah dalam setiap form dengan kata “me” diikuti dengan “.” Contoh: Me.Label1.Caption = “Test” maka di dalam PHP kita menggantinya menjadi “$this->Label1->Caption” namun disini ada beberapa perubahan untuk penggunaan Label dalam PRADO menggunakan TLabel sehingga berubah menjadi “$this->Label1->Text = “Test”;” seperti dapat dilihat pada kode listing diatas yaitu “$this->lblHasil->Text = $hasil;”. Untuk penggunaan percabangan (branching) akan kita bahas pada modul berikutnya.

Kamis, 26 Februari 2009

Tugas 2 - Kelompok - Kelas XI

(untuk memperbesar gambar, klik pada gambar).

Buatlah program dengan PRADO seperti gambar diatas dengan aturan sebagai berikut:

  1. File program di zip (kompress), seperti contoh pada modul.
  2. Dikirimkan ke e-mail gurusmkbima@yahoo.co.id dengan subject: Tugas 2-K-No.Kelompok. Contoh: Tugas 2-K-1.(artinya tugas 2-K oleh kelompok1).
    Kontrol yang dipakai adalah mohon lihat d sini pada PRADO framework.
    Tugas terakhir di terima di e-mail saya pada tanggal 20 Maret 2009 pukul 00.00 WIB, jika tugas dikumpulkan tepat waktu maka nilai tertinggi yang dapat memperoleh nilai 100. Jika lebih dari tanggal tersebut sampai waktu UTS maka nilai tertinggi adalah 75. Setelah UTS nilai tertinggi adalah 60 sebelum UAS.
  3. Untuk tampilan programsilahkan lihat d http://www.adisetiawan.co.nr/smkbima/tugas2

Apabila ada pertanyaan silahkan Anda meninggalkan kometar pada blog ini

Tugas 1 (Perorangan) - Kelas XI

Tugas 1 - Perorangan

(untuk memperbesar gambar, klik pada gambar).

Buatlah program dengan PRADO seperti gambar diatas dengan aturan sebagai berikut:
  1. File program di zip (kompress), seperti contoh pada modul.
  2. Dikirimkan ke e-mail gurusmkbima@yahoo.co.id dengan subject: Tugas 1-P-NIS/No Absen. Contoh: Tugas 1-P-1.(artinya tugas 1-p oleh siswa nomer absen 1).
  3. Kontrol yang dipakai adalah TLabel, TTextBox dan TButton pada PRADO framework.
  4. Tugas terakhir di terima di e-mail saya pada tanggal 6 Maret 2009 pukul 00.00 WIB, jika tugas dikumpulkan tepat waktu maka nilai tertinggi yang dapat memperoleh nilai 100. Jika lebih dari tanggal tersebut sampai waktu UTS maka nilai tertinggi adalah 75. Setelah UTS nilai tertinggi adalah 60.
Apabila ada pertanyaan silahkan Anda meninggalkan kometar pada blog ini.